Penilaian Adiwiyata Jawa Timur 2013, Sukses!

 Selasa, 7 Mei 2013 11:35:37 - oleh : wahyudi
Rating: 5.2/10 (5 votes cast)
Share |

Penilaian Adiwiyata Jawa Timur 2013, Sukses!

Pada tanggal 1 april 2013 yang lalu, SMAN 1 Bangil kedatangan tamu istimewa dari tim penilai Adiwiyata tingkat Jawa Timur. Tim penilai tersebut terdiri dari 6 orang juri yang tiba di SMAN 1 Bangil sekitar pukul 11.30 WIB. Para tim penilai disambut dengan parade kostum yang terbuat dari bahan bekas yang kemudian langsung menuju ke aula atas. Ketika berada di aula beberapa guru menjelaskan dari isi dokumen-dokumen yang berisi tentang program kerja lingkungan hidup yang telah diadakan di SMAN 1 Bangil..



Penilaian Adiwiyata tahun ini, sangat berbeda dari tahun kemarin bahkan dapat dikatakan jauh lebih baik. Pada tahun ini yang ikut berpartisipasi dalam penilaian adiwiyata tidak hanya para guru dan beberapa ekstrakurikuler saja namun seluruh siswa-siswi ikut terlibat. Partisipasi itu dilaksanakan dengan berlomba-lomba menjadi kelas adiwiyata. 



Perlu diketahui juga ekstrakurikuler yang terlibat dalam proses penilaian tahun ini, tidak hanya sebagian saja namun semua ekstrakurikuler sudah menjadi tugas wajib untuk melakukan hal-hal kecil yang berhubungan dengan lingkungan. Ekstrakurikuler yang terlibat terdiri dari, KPLH, JURNALISTIK, PMR, PRAMUKA, ROBOTIK, PASKIBRAKA, KKI dll.


Hal-hal yang diatas hanya menjelaskan tentang keterlibatan seluruh warga sekolah  namun pada intinya SMANBA membuat ikon adiwiyata di sekolah yaitu keanekaragam hayati, dengan memanfaatkan potensi keanekaragam hayati yang ada di daerah Pasuruan, Jawa timur. Keanekaragaman hayati yang dimanfaatkan oleh SMAN 1 Bangil kali ini terdiri dari 6 yaitu,  bunga sedap malam yang menjadi icon utama, kemudian pohon ketapang, bunga kana, dll.



Kembali ke proses adiwiyata kemarin anggota dari ekstrakurikuler disebar pada semua titik disekolah. Mereka memiliki tugas masing-masing untuk menjelaskan atau memperkenalkan kepada juri. Setelah beberapa siswa dan guru serta tim penilai melakukan seminar di aula atas. Tim penilai pun turun kebawah dan berkeliling sekolah serta menyebar dalam melakukan penilaian. Beberapa juri masuk dalam kelas dan memberikan beberapa pertanyaan.


Penilaian adiwiyata tersebut terlaksana dengan baik dan memuaskan. Hanya beberapa hal-hal kecil yang perlu diperbaiki lagi untuk ke depannya. Hasil kerja keras dalam kurun waktu 3 tahun ini dirasa cukup membanggakan bagi seluruh warga sekolah di SMAN 1 Bangil. Nah, puncak dari penilaian adiwiyata ini diumumkan tanggal 5 mei yang nantinya akan dinilai langsung oleh tim penilai adiwiyata tingkat nasional.



Untuk kedepannya program-program kerja harus lebih terencana seperti pelaksanaan every day free polution dan lebih sering mengadakan aktivitas yang berhubungan lingkungan hidup. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran diri siswa akan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lingkungan hidup untuk mengurangi dampak global warming  yang telah melanda seluruh dunia. Adiwiyata ini hanyalah program yang mengantarkan siswa-siswi untuk sadar akan menjaga dan melestarikan lingkungan. So, jadilah penerus bangsa yang bersahabat dengan lingkungan.

By : Norma Ilahi

kirim ke teman | versi cetak

Share |

Berita "Berita Terkini" Lainnya

Logo