In House Training Pembuatan E-Modul dan Video Pembelajaran

Sebagai bentuk kelanjutan pelaksanaan sosialisasi program SMA zonasi. Hari ini SMA N 1 Bangil telah melaksanakan kegiatan In-house Training dalam pembuatan E-modul dan video pembelajaran di Aula Barat SMA N 1 Bangil. Kegiatan ini dilaksanakan oleh beberapa guru mata pelajaran PKWU, Bahasa Indonesia, Bahasa Jepang, Pendidikan Agama Kristen, dan Fisika.

Harapannya kegiatan ini dapat memaksimalkan pembelajaran di SMAN 1 Bangil. Sebagaimana tujuan dari IHT sendiri adalah peningkatan kompetensi guru baik dari segi wawasan dan keterampilan sesuai dengan Mata pelajaran yang diampu. Sedangkan tujuan dari kebijakan zonasi adalah pemerataan kualitas pendidikan, peningkatan kualitas guru, dan dapat menciptakan banyak sekolah-sekolah favorit.

 

Salam smanba

Hari ini, SMA Negeri 1 Bangil telah melaksanakan kegiatan sosialisasi program sekolah zonasi. Program SMA zonasi dilaksanakan pada SMA yang terpilih yakni SMA yang telah memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan melaksanakan Manajemen Berbasis Sekolah, mengembangkan praktik baik dalam peningkatan mutu berkelanjutan, melakukan inovasi, dan berprestasi baik akademik yang layak diimbaskan ke SMA yang lainnya.

Program zonasi merupakan salah satu cara pemerintah Indonesia dalam peningkatan pemerataan pendidikan, mulai akses sumber daya manusia, sarana prasarana, hingga kualitas baik peserta didik maupun guru.

Sebagai salah satu dari 650 SMA zonasi di seluruh Indonesia, Smanba memiliki kewajiban untuk melakukan pendampingan pada sekolah imbas yang berada pada sekitar zonanya. Sekolah imbas tersebut meliputi SMA Negeri 1 Lumbang, SMA Yadika Bangil, SMA Darut Tauhid Bangil, SMA Al-Aziz Bangil, dan SMA Al Mahadul Islami Beji.

Adapun sebagai bentuk tanggungjawab sebagai SMA zonasi, Smanba akan melaksanakan beberapa kegiatan yang meliputi: (1) Penyusunan naskah dan aplikasi E-modul, (2) Sosialisasi Sistem Penjaminan Mutu , (3) Implememtasi E-raport internal, (4) Pengembangan pembelajaran berbasis STEM, (5) Pembinaan prestasi akademik, dan (6) Pembinaan prestasi non akademik terutama dalam bidang robotik.

 

Dalam rangka memperkenalkan peserta didik mengenai lingkungan sekolah, SMAN 1 Bangil melalui Permendikbud 18 Tahun 2016 mengadakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dimulai pada hari Senin, 15 Juli 2019 sampai dengan 20 Juli 2019. 

 Kegiatan MPLS ini diawali dengan upacara bendera sekaligus penyematan tanda penerimaan peserta didik baru. Tahun ini, SMAN 1 Bangil menerima 432 siswa dari berbagai jalur penerimaan. Dengan kegiatan ini, diharapkan peserta didik baru bisa mengenali potensi diri, beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, memotivasi semangat belajar, menumbuhkan perilaku positif, dan yang tak kalah penting adalah menumbuhkan pendidikan karakter di kalangan peserta didik. 

“Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China”, pepatah inilah yang sangat pantas menggambarkan ketiga alumni 2019 tersebut. Sebut saja mereka adalah Bhisma Rahadtya Handoko dari program IPS, Aulia Rizky Apriani dari program Bahasa dan Eka Dini Septia Dewi yang merupakan siswa percepatan selama dua tahun.  

Ketiga alumni tersebut mendapatkan beasiswa Nuist Excellent Freshment Scholarship yakni beasiswa untuk menempuh sarjana yang merupakan  kerjasama antara Kabupaten Pasuruan dengan salah satu kampus di China yakni Nanjing University of Information of Science and Technology.