Hari ini, SMA Negeri 1 Bangil telah melaksanakan kegiatan sosialisasi program sekolah zonasi. Program SMA zonasi dilaksanakan pada SMA yang terpilih yakni SMA yang telah memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan melaksanakan Manajemen Berbasis Sekolah, mengembangkan praktik baik dalam peningkatan mutu berkelanjutan, melakukan inovasi, dan berprestasi baik akademik yang layak diimbaskan ke SMA yang lainnya.

Program zonasi merupakan salah satu cara pemerintah Indonesia dalam peningkatan pemerataan pendidikan, mulai akses sumber daya manusia, sarana prasarana, hingga kualitas baik peserta didik maupun guru.

Sebagai salah satu dari 650 SMA zonasi di seluruh Indonesia, Smanba memiliki kewajiban untuk melakukan pendampingan pada sekolah imbas yang berada pada sekitar zonanya. Sekolah imbas tersebut meliputi SMA Negeri 1 Lumbang, SMA Yadika Bangil, SMA Darut Tauhid Bangil, SMA Al-Aziz Bangil, dan SMA Al Mahadul Islami Beji.

Adapun sebagai bentuk tanggungjawab sebagai SMA zonasi, Smanba akan melaksanakan beberapa kegiatan yang meliputi: (1) Penyusunan naskah dan aplikasi E-modul, (2) Sosialisasi Sistem Penjaminan Mutu , (3) Implememtasi E-raport internal, (4) Pengembangan pembelajaran berbasis STEM, (5) Pembinaan prestasi akademik, dan (6) Pembinaan prestasi non akademik terutama dalam bidang robotik.